kegiatan

Cegah Penyakit Tidak Menular, Mahasiswa KKN-T UAA Kelompok 03 Gelar Penyuluhan Kesehatan di Dukuh Sumberan

Administrator
·
27 Februari 2026
Cegah Penyakit Tidak Menular, Mahasiswa KKN-T UAA Kelompok 03 Gelar Penyuluhan Kesehatan di Dukuh Sumberan
Cegah Penyakit Tidak Menular, Mahasiswa KKN-T UAA Kelompok 03 Gelar Penyuluhan Kesehatan di Dukuh Sumberan

Penyakit Tidak Menular (PTM) kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat global maupun nasional. Tercatat, setidaknya 43 juta orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat PTM, dan berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, PTM menyumbang lebih dari 75 persen penyebab kematian di Indonesia. Mirisnya, banyak negara termasuk Indonesia dilaporkan masih menghadapi tantangan pendanaan dalam penanganan penyakit ini.

Merespons urgensi tersebut, Kelompok 03 KKN Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta mengambil langkah preventif dengan menggelar penyuluhan kesehatan bagi warga di Padukuhan Sumberan, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, pada Minggu (08/02).

Kegiatan ini merupakan program kerja unggulan yang selaras dengan tema besar KKN-T UAA “Membangun Desa Tangguh Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Integrasi Edukasi Gaya Hidup CERDIK, Penguatan Pendidikan Masyarakat, dan Literasi Teknologi Digital.”

Hadir sebagai narasumber ahli, dosen Farmasi UAA, apt. Sri Suprapti, M.Farm., menekankan bahwa di tengah tren kenaikan kasus yang ada, kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan mandiri adalah kunci utama.

“Prevalensi PTM meningkat pesat. Masyarakat perlu melakukan pencegahan mandiri melalui gaya hidup. Ingat, kesehatan itu adalah investasi. Kita bisa bahagia kalau kita sehat, namun jika tidak, sulit bagi kita mewujudkan kebahagiaan itu,” papar apt. Sri Suprapti di hadapan 48 peserta dari kalangan ibu-ibu PKK setempat.

Dalam penyuluhan tersebut, warga diajak menerapkan pola hidup CERDIK, sebuah jargon kesehatan dari Kemenkes yang meliputi:

  • Cek kesehatan secara rutin
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktivitas fisik
  • Diet seimbang
  • Istirahat cukup
  • Kelola stres.

Langkah preventif ini menjadi semakin krusial mengingat hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan data yang mengkhawatirkan, hampir 1 dari 3 orang dewasa (30,8%) menderita hipertensi, dan hanya 18,9% yang terkendali. Selain itu, hampir setengah populasi Indonesia (47,5%) mengonsumsi minuman manis setiap hari, ditambah beban kebiasaan merokok yang masih tinggi.

Ibu Mulyati, Ketua Kader PKK Padukuhan Sumberan, menyambut baik inisiatif mahasiswa yang mendatangkan pakar langsung ke rumahnya sebagai lokasi kegiatan.

“Kami sangat berterima kasih atas ilmu yang diberikan. Sekarang warga bisa membedakan mana penyakit menular dan tidak menular. Harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut karena kesehatan sangat penting bagi kita semua,” ujar Ibu Mulyati.

Melalui kegiatan ini, Kelompok 03 KKN-T UAA berharap Padukuhan Sumberan dapat menjadi pionir desa tangguh PTM di wilayah Bantul, sekaligus menekan angka risiko penyakit kronis melalui edukasi yang berkelanjutan.

Berita Lainnya